FIS UNP Lepas 196 Mahasiswa Departemen Geografi untuk Kuliah Kerja Lapangan ke Bandar Lampung

Berita

PADANG – Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Padang (UNP), memberangkatkan 196 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tematik di Bandar Lampung, Minggu (11/10/2026). Prosesi pelepasan berlangsung pukul 07.00 WIB di pelataran parkiran Gedung B Terpadu FIS UNP dan dipimpin oleh Dekan FIS UNP, Afriva Khaidir, S.H., M.Hum., MAPA, Ph.D.

Kegiatan ini diikuti oleh 96 mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi dan 100 mahasiswa Program Studi Geografi (nonkependidikan), dengan pendampingan 27 dosen dan tenaga kependidikan Departemen Geografi FIS UNP. Turut hadir Wakil Dekan II FIS UNP, Dr. Ir. Arie Yulfa, ST., M.Sc., serta Kepala Departemen Geografi FIS UNP, Dr. Febriandi, S.Pd., M.Si.

Kuliah Kerja Lapangan merupakan komponen penting dalam pembelajaran Geografi yang menjembatani kerangka konseptual di ruang kelas dengan realitas empiris di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diarahkan untuk mengamati, mengidentifikasi, dan menganalisis fenomena geosfer dalam keterkaitannya dengan aspek fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa memahami karakteristik suatu wilayah secara lebih komprehensif melalui perspektif keruangan, kelingkungan, dan kompleksitas kewilayahan.

Pemilihan Bandar Lampung sebagai lokasi kegiatan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif geografis melalui pengamatan terhadap karakteristik wilayah, interaksi manusia dengan lingkungan, serta dinamika perkembangan kawasan. Proses pembelajaran lapangan diharapkan tidak hanya menghasilkan deskripsi fenomena, tetapi juga mendorong kemampuan interpretasi, analisis hubungan antargejala, dan pemahaman terhadap persoalan pembangunan wilayah berdasarkan sudut pandang Geografi.

Bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi, kegiatan ini menjadi wahana pengembangan kompetensi pedagogis melalui pemanfaatan lingkungan dan fenomena geografis sebagai sumber belajar kontekstual. Sementara itu, mahasiswa Program Studi Geografi diarahkan untuk memperkuat keterampilan observasi, pengumpulan dan pengolahan data, analisis spasial, serta interpretasi fenomena kewilayahan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi profesional di bidang Geografi.

Pendampingan oleh dosen dan tenaga kependidikan turut menunjang pelaksanaan kegiatan, terutama dalam mengarahkan proses pengamatan, memperkuat ketepatan metodologis, serta memastikan aktivitas lapangan berlangsung sesuai dengan tujuan akademik. Selain meningkatkan kapasitas keilmuan, kegiatan ini juga melatih kemandirian, kedisiplinan, kolaborasi, dan tanggung jawab mahasiswa dalam melaksanakan pembelajaran di luar kampus.

Melalui Kuliah Kerja Lapangan Tematik ini, Departemen Geografi FIS UNP menegaskan komitmennya terhadap penguatan pembelajaran berbasis pengalaman empiris dan pendekatan geografi yang integratif. Pengalaman lapangan diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang mampu memahami keterkaitan antara manusia, ruang, dan lingkungan secara kritis, sistematis, serta berorientasi pada pemecahan persoalan geografis.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang memiliki landasan keilmuan kuat, keterampilan analitis, dan kepekaan terhadap dinamika kewilayahan, sehingga mampu berkontribusi dalam pendidikan, penelitian, perencanaan wilayah, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.