Auto Upgrade Skill !! Mahasiswa Geografi UNP Belajar Langsung di ATR/BPN

Berita

Mahasiswa Departemen Geografi FIS UNP Laksanakan Magang di ATR/BPN Kabupaten Solok Selatan

Mahasiswa Jurusan Geografi, Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang kembali melaksanakan kegiatan magang sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan pengalaman lapangan. Salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Juli Astuti, mahasiswa angkatan 2022 dengan NIM 22136019.

Juli Astuti melaksanakan kegiatan magang di Kantor ATR/BPN Kabupaten Solok Selatan pada bidang Penataan dan Pemberdayaan. Selama pelaksanaan magang, Juli Astuti dibimbing langsung oleh Bapak Afredo Saputra selaku supervisor. Kegiatan magang berlangsung mulai tanggal 23 Juni 2025 hingga 15 Agustus 2025.

Selama menjalani program magang, mahasiswa memperoleh berbagai keterampilan teknis dan non-teknis yang berkaitan dengan administrasi pertanahan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu keterampilan yang diperoleh yaitu mampu melakukan pemeriksaan data terkait pembuatan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Selain itu, mahasiswa juga diajarkan melakukan pengukuran serta pengambilan titik batas bidang tanah yang akan dibuat sertifikatnya.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman mengenai pemberdayaan bidang tanah bagi penerima manfaat program sertifikat PTSL melalui program Reforma Agraria. Kegiatan tersebut memberikan pemahaman langsung mengenai proses administrasi pertanahan serta pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan tanah bagi masyarakat.

Melalui kegiatan magang ini, Juli Astuti memperoleh berbagai pengetahuan baru, seperti tata cara pendaftaran bidang tanah dalam program pembuatan sertifikat PTSL, pelaksanaan program pemberdayaan Reforma Agraria, serta pentingnya menjaga aset tanah dengan memastikan batas bidang tanah tetap terjaga dengan baik.

Kegiatan magang ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dunia kerja, khususnya pada bidang pertanahan dan pengelolaan wilayah. Ke depan, pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi perencanaan pembangunan dinilai perlu terus ditingkatkan, seperti penggunaan Sistem Informasi Geospasial (SIG) dan basis data terintegrasi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based planning). Dengan integrasi data spasial dan statistik, proses analisis potensi wilayah dan penyusunan dokumen perencanaan dapat dilakukan secara lebih akurat, efektif, dan efisien.