PADANG – Program “Padang Menyapa” yang disiarkan oleh RRI Pro 1 Padang 95,9 FM baru saja menggelar diskusi mendalam bertajuk “Daratan yang Terlahir dari Bencana: Membedah Sedimentasi Pantai Parkit”. Acara yang berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026, ini menghadirkan para pakar untuk mengupas tuntas perubahan morfologi di kawasan pesisir Padang.
Menghadirkan Pakar Geografi dan Lingkungan
Diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama yang sangat kompeten di bidangnya:
- Prof. Dr. Iswandi U., M.Si. – Guru Besar Geografi Lingkungan dari Universitas Negeri Padang (UNP).
- Prof. Dr. Ir. Isril Berd, SU – Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumatera Barat.
Dipandu oleh presenter Lidya Permata, dialog ini menyoroti bagaimana proses sedimentasi yang masif dapat membentuk daratan baru, namun di sisi lain menyimpan jejak peristiwa bencana yang perlu diwaspadai.
Sedimentasi dan Dampak Lingkungan
Fokus utama pembahasan adalah Pantai Parkit, kawasan yang mengalami perubahan drastis akibat tumpukan sedimen. Para narasumber menjelaskan bahwa daratan yang muncul “dari bencana” ini merupakan hasil dari proses alam jangka panjang yang dipengaruhi oleh aliran sungai dan dinamika pesisir.
“Penting bagi kita untuk memahami karakteristik sedimen ini, bukan hanya sebagai daratan baru, tetapi bagaimana dampaknya terhadap ekosistem laut dan mitigasi bencana di masa depan,” ungkap salah satu poin penting dalam diskusi tersebut.
Edukasi Publik Melalui Udara
Acara ini merupakan bagian dari komitmen RRI Pro 1 Padang dalam memberikan edukasi berbasis sains kepada masyarakat. Melalui frekuensi 95,9 FM dan platform digital seperti RRI Digital, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan lokal yang terjadi di sekitar mereka.
Bagi warga yang terlewat, siaran ini juga dapat dipantau melalui kanal media sosial resmi RRI Pro 1 Padang di Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube.
