ICEMSeD 2026: Mendorong Kolaborasi Global untuk Ketahanan Iklim, Energi, dan Bencana

Berita

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Graduate School kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan melalui penyelenggaraan The 2nd International Conference on Environmental, Mining, and Sustainable Development (ICEMSeD) 2026. Konferensi internasional ini mengusung tema “Utilizing Action for Energy, Climate & Disaster Resilience” dan akan dilaksanakan pada 24–25 September 2026 secara hybrid (luring dan daring) di Graduate School Universitas Negeri Padang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian, membangun jejaring kolaborasi, serta merumuskan solusi inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan, energi, perubahan iklim, dan kebencanaan yang semakin kompleks.

ICEMSeD 2026 menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari berbagai institusi internasional. Pada sesi keynote speaker, peserta akan mendapatkan wawasan dari Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Ph.D (Chiba University, Jepang) dan Assoc. Prof. Dr. Ir. Mulya Gusman (Universitas Negeri Padang, Indonesia). Selain itu, konferensi ini juga menghadirkan invited speakers dari berbagai negara, yaitu Assoc. Prof. Dr. Tengku Adeline Adura Tengku Hamza (University of Malaya, Malaysia), Dr. Petter Hällberg (Uppsala University, Swedia), serta Muhammad Hafizt (University of Queensland, Australia).

Berbagai topik strategis akan menjadi fokus pembahasan dalam konferensi ini, di antaranya perubahan iklim, degradasi lingkungan dan bencana, adaptasi dan mitigasi, strategi dan kebijakan lingkungan, energi terbarukan, pengelolaan limbah, ekologi manusia, pertambangan berkelanjutan, kesehatan lingkungan, serta isu-isu terkait lainnya. Melalui diskusi ilmiah yang komprehensif, konferensi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global.

Ketua panitia menyampaikan bahwa keberhasilan ICEMSeD 2026 memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh civitas akademika, mitra institusi, serta masyarakat ilmiah internasional. Oleh karena itu, panitia mengajak para peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk berkontribusi dengan mengirimkan abstrak dan makalah ilmiah terbaik mereka.

Adapun jadwal penting yang perlu diperhatikan peserta meliputi pengumpulan abstrak hingga 30 Juni 2026, pengumuman penerimaan pada 15 Juli 2026, batas registrasi pada 20 September 2026, dan pengumpulan makalah lengkap pada 5 Oktober 2026. Seluruh karya ilmiah yang lolos seleksi akan menjadi bagian dari kontribusi akademik dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pembangunan berkelanjutan.

Sebagai konferensi internasional yang didukung oleh berbagai mitra akademik dan publikasi bereputasi, ICEMSeD 2026 diharapkan mampu meningkatkan kualitas riset, memperluas kolaborasi internasional, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global terkait energi, perubahan iklim, dan ketahanan terhadap bencana.

Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, seluruh pihak diharapkan dapat berpartisipasi aktif untuk mensukseskan penyelenggaraan ICEMSeD 2026, sehingga konferensi ini menjadi forum ilmiah yang produktif, berdampak, dan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya masa depan yang lebih berkelanjutan.

“Mari bersama-sama menyukseskan ICEMSeD 2026 dan menjadi bagian dari upaya global dalam membangun ketahanan energi, iklim, dan bencana demi masa depan yang berkelanjutan.”